Sunday, November 22, 2009

:: terus berlari ::

Assalamualaikum wbt


Apa khabar teman diluar sana? Pasti telah lama menanti dan bosan dengan update yang tidak kunjung tiba dalam blog ini. Diri ini memohon maaf tak terhingga atas keadaan blog yang sudah bersarang hampir setahun. Kekusutan urusan dan keterbatasan diri menutup masa untuk sentiasa menarikan jari dalam blog ini. Namun, pikir-pikirku akhir-akhir ini, apalah salahnya menulis sebentar dan melakar buah pikiran dalam tulisan sekadar mengetuk pikiran pembaca. Mungkin ini jadi satu cara menambah beratnya mizan kebaikan dan juga medan training buat diri dalam mengukuhkan ilmu. Ana teringat bicara seorang ikhwah kepada ana diawal tarbiyyah,


"Sesungguhnya da'i ini ibarat pelukis . Jika ia berada dengan masyarakat, ia kan mewarnai mereka. Jika ia berada bersama rakan, ia akan mewarnai mereka. Jika ia berada bersama jiran, ia akan mewarnai mereka. Dimana-mana sahaja ia akan mewarnai mereka"


Pasti! Mewarnai? Bukanlah bermaksud mengambil cat dan mengecat orang lain. Itu bukan da'I namannya, tapi pengecat jahat. Maksud ana ialah kita harus membenarkan firman Allah s.w.t,


"sibgah (celupan) Allah, sibgah (celupan) apa yang lebih baik dari sibgah Allah" (Al-baqarah:138)


Jadi ana dan kita semua bukan jadi pengecat biasa, tetapi pengecat dakwah! Apa tugas pengecat dakwah ini? Pastinya untuk mewarnai sesiapa sahaja disekitarnya dengan sibgah Allah atau warna islam. Ya, warna-warni Alquran dan islam. Sebab itu, ana tergerak insyaAllah kali ini dan ke depan untuk cuba mewarnai melalui alam maya ini. Mungkin alasan sibuk perlu ana letakkan sebagai option terakhir agar jari ini bisa terus menari laju untuk sentiasa cuba bermain dengan warna.



InsyaAllah doakan.Dan mudah-mudahan kita semua dapat mewarna dan terus mewarna hingga dapat mewarnai sebesar-besarnya umat ini. Ibarat warna warni pelangi yang terus melukis senyuman pada sesiapa yang memandangnya. Mungkin ini dulu, sebagai pencetus semula semangat mem'blogging'. Hehe. Sebenarnya, ana bersama beberapa ikhwah sedang wisata di Kuala Terengganu untuk merancang warna-warna yang sesuai buat dakwah ke depan. Tapi hujan luar biasa kat sini. Mohon doa semua ya. Oh ya, mohon maaf juga if ana tak reply kat shoutbox dalam comment sebelum ini. InsyaAllah akan diperbaiki ke depan. Sebelum tamatkan entry ini, sebuah mainan kata buat antum,


Hari ini,

Ku perhati dan meneliti,

Dalam lembutnya titisan hujan,

Insan berbagai ragam dan bicaranya,

Berbagai peribadi dan karenahnya,

Berbagai corak dan warnanya,

Meniti, berjalan dan berlari,

Terus dan tiada hentian,

Seolah dunia ini, tanpa mati.


Entah mengapa,

Sayu dan hampa tatkala melihat mereka,

Seakan kekurangan dan kebuntuan,

Apakah kerabunan mata yang menipu,

Atau realiti dunia yang menyepi.


Ku amati, perlahan dan sendiri,

Ku dapat jawapannya,

Ada kekurangan dan kelemahan,

Sedikit calar pada fitrah insani,

Dalam lebatnya arus duniawi beraksi,

Rupanya warna mereka berkata,

"kami semu , dan kian pudar"


Tahu aku, apa maksudnya,

Hingga hatiku perlahan menyapa,

"ya akhi, ada tugas besar menanti"


* ada orang kata, sajak ana sukar difahami, o_0


Wallahualam. Mari terus mewarnai!

Dengan cinta teratas.

Wednesday, July 23, 2008

:: hufaz aulad camp 08 ::

yok kekawan..huffaz aulad camp 08~
bersama membaluti hati dengan keindahan alquran..

sebarang kemusykilan hubungi urusetia di dalam pamplet dibawah..

:: huffaz aulad camp ::


Tuesday, July 8, 2008

:: halaqah-online.com ::


coming soon..

keunikan sebuah lingkaran yang menerangi kegelapan ummat..

Thursday, June 26, 2008

:: koreksi diri ::


mataku merenung jauh..hatiku aman dengan suasana subuh yang tenang..irama gembira kicauan sang burung sedikit sebanyak membenarkan mereka bertasbih pada Penciptanya..gema kicauan itu makin ceria tatkala ditemani suara kawannya yang lain..langit biru yang menanti sang mentari jauh memberi satu ritma tertinggi bicara yang Maha Tinggi..

"sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi : "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka" (ali-imran:190-191)

hatiku tenang..

fikiranku cuba membuat koreksi diri..teringin sekali mencoret bicara dialam maya ini..yang cukup susah untuk mengerakkan jari, atas masa yang mencemburui..moga ada pencerahan buat pembaca dan empunya diri..

"Alhamdulillah"..ini sahaja yang mampu ku hadirkan disudut hati..melihat perjalanan hidupku yang mengalir deras mengejar waktu..aku merefleksi gerak kerja dakwah yang ku lakukan..secara keseluruhan aku mampu katakan roda dakwah itu makin laju berputar..namun, sesekali aku agak risau dengan mekanismenya kerna selaju mana pun ia, terkadang dengan izinNya, ia akan tergeser perlahan..kerna itu aku cuba selia roda itu dengan kemas insyaAllah..

aku kembali melihat binaan sekolahku yang lepas..bicara kata yang serupa, hanya syukur mampu ku lafazkan..seorang demi seorang dengan izinNya membentuk peribadi seorang da'i..satu persatu cuba membaluti jiwa dengan dakwah..moga Allah menemukan kita dengan kabar indahnya syurga..namun, dalam ceria aliran itu, ada jua yang tersungkur..sedih itu hanya mampu ku tanamkan jauh disudut hati..mungkin ini kebenaran bicara Ilahi,

"kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka.." (attaubah:42)

pikiranku melayang jauh meneliti pengorbanan yang dilakukan ikhwan wa akhwat..terkadang timbul rasa hiba memikirkan kedahsyatan cinta yang mereka hadirkan..sedikit sebanyak menyedarkan aku jua untuk berkorban lebih banyak..entah apalah daya yang ada pada kami wahai yang Maha Mengetahui, dibandingkan dengan pengorbanan golongan awwalun..apalah hebat yang ada pada kami dibandingkan dengan Mush'ab b. Umair, pendakwah teguh..apalah sakit pada kami dibandingkan dengan Talhah, si mayat berjalan..apalah cinta yang kami cuba bicarakan berbanding dengan RasulMu, sahabat wa sahabiah..moga Allah merahmati kami yang kerdil dihadapanNya..

dalam ketenangan pengorbanan itu, aku kembali juga berfikir tentang konsep pengorbanan yang cuba diikat oleh sang Pemilik..adakah tuntutanya biasa? atau permintaannya kecil-kecilan?

bahkan sebenarnya tidak..

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar" (at-taubah:111)

"Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan" (Al-Hajj:78)

"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan" (at-taubah:20)

"Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya)" (al-ahzab:23)

kerana itu aku terkadang pelik melihat diri pemikul risalah ummat, apakah perlu ada kerehatan dalam diri mereka?..entah mengapa, aku cuba berfikir jauh dengan kelancaran roda dakwah ini..semestinya ia amat perlukan fondasi sebuah bangunan yang tidak sama seperti binaan yang paling atas..atau ia harus lebih teguh dan kuat untuk menampung yang atas? mungkin ini tuntutan pengorbanan yang lebih agar tiang dan batu bata itu adalah yang paling tegar dan tidak rapuh..dan inilah dakwah yang dibawa pemikul risalah agung, Rasulullah dan sahabatnya..jadi,bagaimana bicara iman anda? Allah lebih mengetahui..

perlahan dan teratur..jiwaku kembali membuka kotak perbicaraan koreksi diri..aku merenung halaqah yang kubawa sekarang..entah mengapa, ku rasakan seperti ia tidak sestabil dulu..kebuntuan ini sekali sekala bermain diminda cuba mencari kenapa dan bagaimana..berbagai persoalan yang dimainkan meneliti diri..mungkin iman, mungkin dosa atau ujian..Allah sahaja lebih mengetahui..apa pun, perancangan akan ku laksanakan dengan teliti..moga Allah memberi kekuatan dan memperteguh hati untuk berbicara kedalam hati manusia dengan cahaya iman dan alquran..

aku kembali merenung, terasa sepi jua pada diri..dalam suasana cuti ini, tinggal diriku sendiri di sini..dalam kegembiraan insan lain, aku harus hadirkan sedikit masa untuk urusan yang lebih tinggi..aku harus kukuhkan ekonomiku agar perancangan dakwahku akan berjalan baik..aku harus kemaskan ekonomi dakwah agar aliran deras dakwah terus mengalir..dan aku harus mengawal selia roda dakwah itu agar senyuman bisa terukir dihati ini..tapi, sifat manusiawi, aku terkadang terasa sepi..namun itu tidak mengapa, sedikit sebanyak aku terasa iman makin cuba menghiasi hati dan diri..mungkin ini saatnya untuk aku sendirian berbicara dengan yang Maha Memiliki..

namun, hari ini aku akan pulang sebentar ke rumah..merawat rinduku dan jua rindu keluargaku..raut-raut wajah mereka sentiasa menanti kepulanganku..terkadang hadir rasa mengalah, tetapi hatiku lebih merisau akan raut wajah ummat yang menanti bicara pemikul risalah suci..apa pun, aku tidak pernah melupai mereka dalam setiap langkahku, dalam setiap waktuku dan dalam setiap bicara dengan Tuhanku..moga harapanku untuk bersama disyurga yang sama terkabul dengan pasti..

aku merenung lagi..
melihat keluar tingkap..
sudah terang awan dengan cahaya mentari..
rupanya alam baru sedang menanti..
melihat burung sudah mula keluar melebarkan sayap..
dengan irama kicauan memuji sang Pembesar..
aku terus memandang ke langit..
hatiku hanya tahu, "ada tugas besar yang harus kulakukan"
dengan jiwa besar pimpinan Ilahi..
doakanku agar bekal cukup menampung sebuah bicara hati..
dan hari ini..
aku akan terus berlari..
dengan cahaya yang paling tinggi..
tanpa kenal erti kata henti..
untuk itu, izinkan ini..
balutiku yang Maha Tinggi..



nukilan ikhlas,
pecinta dakwah
www.cinta-teratas-011.blogspot.com

salam selawat cinta pada mu ya Rasulullah,
penyerahan diri dan hartaku buatMu ya Allah,


Wednesday, June 18, 2008

:: jom beli baju ::

assalamualaikum wbt

sahabat sekalian..jom beli baju, support ekonomi dakwah~



untuk Allah dan dakwah~


www.cinta-teratas-011.blogspot.com

:: sedang mencantumkannya kembali, izinkan ia wahai yang Maha Pengasih ::

Tuesday, February 26, 2008

:: riak itu bukan isi ::

hari ini..aku cuba memaksakan jari..untuk mencoret sesuatu..meneliti komen-komen saudara dan saudari..yang mengharap akan sedari..alhamdulillah,maka inilah sebuah isi..

-------------------------------------------------------------------------------------------------



sahabat sekalian..izinkan diri mencoret rasa dihati agar kalian bisa kenal bahawa hidup sebagai dai ini bukan seperti jejari tetapi sebenarnya terselit untaian cemati..yang ia penuh dengan warna warni..

sahabat..dalam mengorak langkah mujahid..aku berbulan ini terfikir sepi, berbicara dengan sudut hati akan sesuatu..kisah bicara diri seorang hamba..merenung jauh mencari jawapan..agar ia terselesai dengan pasti..bukan hanya sekadar teka teki..

sahabat..dalam diam riak itu..ia hadir dengan gambaran satu warna ceria akan satu corak cinta seorang hamba..ia lambang satu warna indah dirinya kuasa..tapi sahabat..riak itu bukan bermakna isi..tetapi ia sebuah lambang bias dihati..menguntai bicara cinta terapi..

sahabat..berminggu ini..aku sentiasa berfikir..hampir saja setiap saat ia berlegar jelas..hingga dibawa oleh sentuhan mimpi akan juara seorang mujahid,yang terasing dengan julang cari..
aku tersentuh memandang..bermain diputaran hati,meneliti akan gerak bicara seri..akan kekuatan sang dai..yang membawa piala kekuatan..berpakaiankan tarbiyyah dzatiyah..namun..masih lagi terenjut langkah kaki..dengan terpelahan bualan citra cerita..
entah..mengapa..

wahai sahabat..bicara inilah yang membatasku sementara dihati..cuba mengoyang takhta iman diri..cuba memukul sepi dihati..dengan seribu bilahan cemari..yang jelas dengan warna warni..

tetapi..
sahabat..layaran ini pelik dihatiku..ianya mengetuk pintu kebuntuan dijiwaku..dengan berjuta persoalan dalam cintaku..kerna apa sahabat..hadirnya fenomena ini adalah dengan layaran berbeza..ia tidak sama dengan pintu kegelapan..tidak sama dengan pintu kemaksiatan..tetapi ia pintu ketenangan yang hanya dicoret kapur ujian..

atas fenomena ini wahai sahabat..aku kemas,cuba berborak seri dengan diri..
aku cuba diam..
ku tanyakan pada hati,

kusapakan keimananku..
"alhamdulillah ia tidak tergoyah insyaAllah"
aku teliti keikhlasanku..
"alhamdulillah bukan ini masalahnya insyaAllah"
aku teliti kecintaanku..
"alhamdulillah untaiannya masih terikat rapi insyaAllah"
aku teliti kehadir gerak geri hidupku
"alhamdulillah ia terbatas dengan peribadi riak itu insyaAllah"

dan aku teliti semuanya satu persatu..
namun..
jawapannya hanya buntu dan kelu...


dan kini wahai sahabat yang dicintai kerana Allah..
disaat langkah mujahid itu sedang bertapak..
disaat fenomena itu cuba berdampar..
tatkala itulah..
hadir bisikan cari suci..
ketika itulah, aku kenal penyelesaiannya..atas teka teki yang menghantui..
yang sedikit membawa kegoyahan bicara hati..yang cuba menikam kecintaan teratas..
dan jawapannya hadir saat mata mencari seri..
yang terpaku kedalam kitab suci..
akan bicara yang Maha Tinggi..
atas dasar cinta dihati..

bismillahir rahmani rrahim..

" Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar" (al-baqarah:155)

tatkala hadirnya bicara kalimah tertinggi ini..
aku tersentak..aku mula terisi..akan sedar citra cinta diri yang diuji..
yang unik atas kekurangan jiwa...
dengan hias bias luas rahmat kasih ilahi..
kerna sekali lagi,
setiap lilitan alam dalam jiwa mujahid sedang disepikan dengan kekurangan jiwa..
bukan atas dasar kedurjanaan riak maupun isi..
tetapi kabar cinta dari yang Maha Menguasai..

" Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu..kekurangan jiwa.."

kerna itulah, bicara hati agak goyah sedikit sesekali..
tetapi tidak akan tersungkur sekali lagi..
kerna sabar itu nikmat ikatan sayang tuhan dan diri..
dengan sentiasa terus mencintaiMu wahai kekasih hati..


salam perjuangan..


nukilan ikhlas dari hati terdalam,
insan kerdil yang berjiwa seni bicara cinta,
pecinta dakwah

www.cinta-teratas-011.blogspot.com


Saturday, December 8, 2007

:: ukhuwah ::

buat ikhwah sekalian,


ukhuwah yang terbina,
takkan terungkap dengan kata,
ianya umpama persis rantaian bunga,
yang tersusun kukuh,
segar menghiasi memori ingatan,
yang tersipu duduk memberi senyuman,

kerna tiada siapa mengerti,
jua mengamati,
jalinan erat ikatan yang terpintal rapi,
terbina kukuh dibaluti suci,

kerna itu kami pasti,
dengan ukhuwah, tiada erti sepi,
dengan ukhuwah, teguh berdirinya kami,
dengan ukhuwah, asas penyatuan dakwah kami,
dengan ukhuwah, kami akan terus melangkah ke hadapan,
dengan ukhuwah, kami takkan pernah gentar,

dan kerna ukhuwah dan dakwah,

kami akan terus berjuang...


nukilan,
pecinta dakwah,
www.cinta-teratas-011.blogspot.com