Wednesday, July 23, 2008

:: hufaz aulad camp 08 ::

yok kekawan..huffaz aulad camp 08~
bersama membaluti hati dengan keindahan alquran..

sebarang kemusykilan hubungi urusetia di dalam pamplet dibawah..

:: huffaz aulad camp ::


Tuesday, July 8, 2008

:: halaqah-online.com ::


coming soon..

keunikan sebuah lingkaran yang menerangi kegelapan ummat..

Thursday, June 26, 2008

:: koreksi diri ::


mataku merenung jauh..hatiku aman dengan suasana subuh yang tenang..irama gembira kicauan sang burung sedikit sebanyak membenarkan mereka bertasbih pada Penciptanya..gema kicauan itu makin ceria tatkala ditemani suara kawannya yang lain..langit biru yang menanti sang mentari jauh memberi satu ritma tertinggi bicara yang Maha Tinggi..

"sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi : "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka" (ali-imran:190-191)

hatiku tenang..

fikiranku cuba membuat koreksi diri..teringin sekali mencoret bicara dialam maya ini..yang cukup susah untuk mengerakkan jari, atas masa yang mencemburui..moga ada pencerahan buat pembaca dan empunya diri..

"Alhamdulillah"..ini sahaja yang mampu ku hadirkan disudut hati..melihat perjalanan hidupku yang mengalir deras mengejar waktu..aku merefleksi gerak kerja dakwah yang ku lakukan..secara keseluruhan aku mampu katakan roda dakwah itu makin laju berputar..namun, sesekali aku agak risau dengan mekanismenya kerna selaju mana pun ia, terkadang dengan izinNya, ia akan tergeser perlahan..kerna itu aku cuba selia roda itu dengan kemas insyaAllah..

aku kembali melihat binaan sekolahku yang lepas..bicara kata yang serupa, hanya syukur mampu ku lafazkan..seorang demi seorang dengan izinNya membentuk peribadi seorang da'i..satu persatu cuba membaluti jiwa dengan dakwah..moga Allah menemukan kita dengan kabar indahnya syurga..namun, dalam ceria aliran itu, ada jua yang tersungkur..sedih itu hanya mampu ku tanamkan jauh disudut hati..mungkin ini kebenaran bicara Ilahi,

"kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka.." (attaubah:42)

pikiranku melayang jauh meneliti pengorbanan yang dilakukan ikhwan wa akhwat..terkadang timbul rasa hiba memikirkan kedahsyatan cinta yang mereka hadirkan..sedikit sebanyak menyedarkan aku jua untuk berkorban lebih banyak..entah apalah daya yang ada pada kami wahai yang Maha Mengetahui, dibandingkan dengan pengorbanan golongan awwalun..apalah hebat yang ada pada kami dibandingkan dengan Mush'ab b. Umair, pendakwah teguh..apalah sakit pada kami dibandingkan dengan Talhah, si mayat berjalan..apalah cinta yang kami cuba bicarakan berbanding dengan RasulMu, sahabat wa sahabiah..moga Allah merahmati kami yang kerdil dihadapanNya..

dalam ketenangan pengorbanan itu, aku kembali juga berfikir tentang konsep pengorbanan yang cuba diikat oleh sang Pemilik..adakah tuntutanya biasa? atau permintaannya kecil-kecilan?

bahkan sebenarnya tidak..

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar" (at-taubah:111)

"Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan" (Al-Hajj:78)

"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan" (at-taubah:20)

"Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya)" (al-ahzab:23)

kerana itu aku terkadang pelik melihat diri pemikul risalah ummat, apakah perlu ada kerehatan dalam diri mereka?..entah mengapa, aku cuba berfikir jauh dengan kelancaran roda dakwah ini..semestinya ia amat perlukan fondasi sebuah bangunan yang tidak sama seperti binaan yang paling atas..atau ia harus lebih teguh dan kuat untuk menampung yang atas? mungkin ini tuntutan pengorbanan yang lebih agar tiang dan batu bata itu adalah yang paling tegar dan tidak rapuh..dan inilah dakwah yang dibawa pemikul risalah agung, Rasulullah dan sahabatnya..jadi,bagaimana bicara iman anda? Allah lebih mengetahui..

perlahan dan teratur..jiwaku kembali membuka kotak perbicaraan koreksi diri..aku merenung halaqah yang kubawa sekarang..entah mengapa, ku rasakan seperti ia tidak sestabil dulu..kebuntuan ini sekali sekala bermain diminda cuba mencari kenapa dan bagaimana..berbagai persoalan yang dimainkan meneliti diri..mungkin iman, mungkin dosa atau ujian..Allah sahaja lebih mengetahui..apa pun, perancangan akan ku laksanakan dengan teliti..moga Allah memberi kekuatan dan memperteguh hati untuk berbicara kedalam hati manusia dengan cahaya iman dan alquran..

aku kembali merenung, terasa sepi jua pada diri..dalam suasana cuti ini, tinggal diriku sendiri di sini..dalam kegembiraan insan lain, aku harus hadirkan sedikit masa untuk urusan yang lebih tinggi..aku harus kukuhkan ekonomiku agar perancangan dakwahku akan berjalan baik..aku harus kemaskan ekonomi dakwah agar aliran deras dakwah terus mengalir..dan aku harus mengawal selia roda dakwah itu agar senyuman bisa terukir dihati ini..tapi, sifat manusiawi, aku terkadang terasa sepi..namun itu tidak mengapa, sedikit sebanyak aku terasa iman makin cuba menghiasi hati dan diri..mungkin ini saatnya untuk aku sendirian berbicara dengan yang Maha Memiliki..

namun, hari ini aku akan pulang sebentar ke rumah..merawat rinduku dan jua rindu keluargaku..raut-raut wajah mereka sentiasa menanti kepulanganku..terkadang hadir rasa mengalah, tetapi hatiku lebih merisau akan raut wajah ummat yang menanti bicara pemikul risalah suci..apa pun, aku tidak pernah melupai mereka dalam setiap langkahku, dalam setiap waktuku dan dalam setiap bicara dengan Tuhanku..moga harapanku untuk bersama disyurga yang sama terkabul dengan pasti..

aku merenung lagi..
melihat keluar tingkap..
sudah terang awan dengan cahaya mentari..
rupanya alam baru sedang menanti..
melihat burung sudah mula keluar melebarkan sayap..
dengan irama kicauan memuji sang Pembesar..
aku terus memandang ke langit..
hatiku hanya tahu, "ada tugas besar yang harus kulakukan"
dengan jiwa besar pimpinan Ilahi..
doakanku agar bekal cukup menampung sebuah bicara hati..
dan hari ini..
aku akan terus berlari..
dengan cahaya yang paling tinggi..
tanpa kenal erti kata henti..
untuk itu, izinkan ini..
balutiku yang Maha Tinggi..



nukilan ikhlas,
pecinta dakwah
www.cinta-teratas-011.blogspot.com

salam selawat cinta pada mu ya Rasulullah,
penyerahan diri dan hartaku buatMu ya Allah,


Wednesday, June 18, 2008

:: jom beli baju ::

assalamualaikum wbt

sahabat sekalian..jom beli baju, support ekonomi dakwah~



untuk Allah dan dakwah~


www.cinta-teratas-011.blogspot.com

:: sedang mencantumkannya kembali, izinkan ia wahai yang Maha Pengasih ::

Tuesday, February 26, 2008

:: riak itu bukan isi ::

hari ini..aku cuba memaksakan jari..untuk mencoret sesuatu..meneliti komen-komen saudara dan saudari..yang mengharap akan sedari..alhamdulillah,maka inilah sebuah isi..

-------------------------------------------------------------------------------------------------



sahabat sekalian..izinkan diri mencoret rasa dihati agar kalian bisa kenal bahawa hidup sebagai dai ini bukan seperti jejari tetapi sebenarnya terselit untaian cemati..yang ia penuh dengan warna warni..

sahabat..dalam mengorak langkah mujahid..aku berbulan ini terfikir sepi, berbicara dengan sudut hati akan sesuatu..kisah bicara diri seorang hamba..merenung jauh mencari jawapan..agar ia terselesai dengan pasti..bukan hanya sekadar teka teki..

sahabat..dalam diam riak itu..ia hadir dengan gambaran satu warna ceria akan satu corak cinta seorang hamba..ia lambang satu warna indah dirinya kuasa..tapi sahabat..riak itu bukan bermakna isi..tetapi ia sebuah lambang bias dihati..menguntai bicara cinta terapi..

sahabat..berminggu ini..aku sentiasa berfikir..hampir saja setiap saat ia berlegar jelas..hingga dibawa oleh sentuhan mimpi akan juara seorang mujahid,yang terasing dengan julang cari..
aku tersentuh memandang..bermain diputaran hati,meneliti akan gerak bicara seri..akan kekuatan sang dai..yang membawa piala kekuatan..berpakaiankan tarbiyyah dzatiyah..namun..masih lagi terenjut langkah kaki..dengan terpelahan bualan citra cerita..
entah..mengapa..

wahai sahabat..bicara inilah yang membatasku sementara dihati..cuba mengoyang takhta iman diri..cuba memukul sepi dihati..dengan seribu bilahan cemari..yang jelas dengan warna warni..

tetapi..
sahabat..layaran ini pelik dihatiku..ianya mengetuk pintu kebuntuan dijiwaku..dengan berjuta persoalan dalam cintaku..kerna apa sahabat..hadirnya fenomena ini adalah dengan layaran berbeza..ia tidak sama dengan pintu kegelapan..tidak sama dengan pintu kemaksiatan..tetapi ia pintu ketenangan yang hanya dicoret kapur ujian..

atas fenomena ini wahai sahabat..aku kemas,cuba berborak seri dengan diri..
aku cuba diam..
ku tanyakan pada hati,

kusapakan keimananku..
"alhamdulillah ia tidak tergoyah insyaAllah"
aku teliti keikhlasanku..
"alhamdulillah bukan ini masalahnya insyaAllah"
aku teliti kecintaanku..
"alhamdulillah untaiannya masih terikat rapi insyaAllah"
aku teliti kehadir gerak geri hidupku
"alhamdulillah ia terbatas dengan peribadi riak itu insyaAllah"

dan aku teliti semuanya satu persatu..
namun..
jawapannya hanya buntu dan kelu...


dan kini wahai sahabat yang dicintai kerana Allah..
disaat langkah mujahid itu sedang bertapak..
disaat fenomena itu cuba berdampar..
tatkala itulah..
hadir bisikan cari suci..
ketika itulah, aku kenal penyelesaiannya..atas teka teki yang menghantui..
yang sedikit membawa kegoyahan bicara hati..yang cuba menikam kecintaan teratas..
dan jawapannya hadir saat mata mencari seri..
yang terpaku kedalam kitab suci..
akan bicara yang Maha Tinggi..
atas dasar cinta dihati..

bismillahir rahmani rrahim..

" Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar" (al-baqarah:155)

tatkala hadirnya bicara kalimah tertinggi ini..
aku tersentak..aku mula terisi..akan sedar citra cinta diri yang diuji..
yang unik atas kekurangan jiwa...
dengan hias bias luas rahmat kasih ilahi..
kerna sekali lagi,
setiap lilitan alam dalam jiwa mujahid sedang disepikan dengan kekurangan jiwa..
bukan atas dasar kedurjanaan riak maupun isi..
tetapi kabar cinta dari yang Maha Menguasai..

" Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu..kekurangan jiwa.."

kerna itulah, bicara hati agak goyah sedikit sesekali..
tetapi tidak akan tersungkur sekali lagi..
kerna sabar itu nikmat ikatan sayang tuhan dan diri..
dengan sentiasa terus mencintaiMu wahai kekasih hati..


salam perjuangan..


nukilan ikhlas dari hati terdalam,
insan kerdil yang berjiwa seni bicara cinta,
pecinta dakwah

www.cinta-teratas-011.blogspot.com


Saturday, December 8, 2007

:: ukhuwah ::

buat ikhwah sekalian,


ukhuwah yang terbina,
takkan terungkap dengan kata,
ianya umpama persis rantaian bunga,
yang tersusun kukuh,
segar menghiasi memori ingatan,
yang tersipu duduk memberi senyuman,

kerna tiada siapa mengerti,
jua mengamati,
jalinan erat ikatan yang terpintal rapi,
terbina kukuh dibaluti suci,

kerna itu kami pasti,
dengan ukhuwah, tiada erti sepi,
dengan ukhuwah, teguh berdirinya kami,
dengan ukhuwah, asas penyatuan dakwah kami,
dengan ukhuwah, kami akan terus melangkah ke hadapan,
dengan ukhuwah, kami takkan pernah gentar,

dan kerna ukhuwah dan dakwah,

kami akan terus berjuang...


nukilan,
pecinta dakwah,
www.cinta-teratas-011.blogspot.com

:: buatmu mutarabbiku ::


akhir-akhir ini, sesuatu sering bermain-main di mindaku..perlahan dan sekali sekala ia sering terlintas berbicara di sudut kecil hatiku juga..tatkala sedang berjalan ke surau untuk menunaikan solat maghrib, aku terbayang-bayangkan seorang demi seorang mutarabbiku yang bakal bertebaran di medan dakwah yang baru iaitu alam universiti.

"SubahanAllah siapalah yang dapat memimpin mereka sampai ke peringkat sebegini," pujaan aku hadirkan buat kekasih hati.

sedangku berjalan juga, hatiku tiba-tiba hiba memikirkan ketetapan dakwah ke atas diriku..pengurusan praktikalku semester ini terpaksaku tangguhkan atas urusan dakwah..sedih juga memikirkan kerana terpaksa berpisah dengan batch aku..apatah lagi member-member belajarku..tatkala aku sibuk dengan urusan dakwah, merekalah yang sering membantuku dalam membuat assigment, menguruskan project dan berbagai lagi..nampaknya terpaksalah aku berusaha sendiri selepas ini dan terpaksa mencari teman baru di batch yang baru..mungkin aturan Allah itu lebih baik untuk diriku dan dakwah..dan mungkin aku rasakan itu suatu tingkat peningkatan iman buat diriku..

"apalah yang ada dalam diriku sebagai hamba yang lemah untuk mengetahui aturan terhebatmu itu wahai teratas," detik hatiku perlahan.

sampai sahaja disurau aku tunaikan solat seperti biasa..dalam solat itu, aku hadirkan perbicaraan hatiku denganMu..aku memuji kebesaranMu..aku berbicara dengan ayat-ayatMu..hinggalah tanpaku sedari tiba-tiba air mataku mengalir deras jatuh..

"ayat-ayatMu ya ilahi hidup dengan hebat..sungguh tiada tuhan yang layak disembah melainkanMu"
"kebesaran dan kekuatanMu ya Allah mengatasi segalanya..siapalah yang paling Berkuasa keatas setiap sesuatu dimuka bumi ini melainkan diriMu wahai yang Maha Kuasa lagi Maha Perkasa"

tiba-tiba dalam bacaan imam hadir ayat mengenai neraka..

"Astaghfirullahal azim..aku takut ya Allah..dosaku terlalu banyak padaMu..aku malu kepadaMu..hambaMu yang lemah ini wahai Maha Mengetahui, adalah seorang yang hina..adalah seorang yang keji..hebat berkata-kata dengan ayatMu, tapi masih fasik padaMu..aku takut dengan kabar nerakaMu yang Maha Pengampun," mengalir air mataku tertunduk dalam keadaan berdiri.

perlahan, satu persatu layar bicaraku hadirkan dengan kekasihku itu..cukup rindu dalam hatiku ingin menjadi orang berjaya seperti FirmanNya

"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman..orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya" (al-mu'minun:1-2)

moga diberikan kekuatan iman dan cintaNya dalam diriku..selepas memberi salam, ku lihat satu saf denganku adalah rakan seperjuanganku,

"moga Allah merahmatimu wahai sahabat..ku tahu taqwa dan imanmu lagi hebat dariku, malahan engkau sembunyikan dari manusia, cukup hebat dirimu sahabat, moga diberikan taqwa dan imanku sepertimu" ketuk hatiku membalas bisikan riya' syaitan.

aku pun perlahan mengalunkan zikir-zikir memujiMu..mengalir lagi air mataku takut dengan dosaku..tiba-tiba handphoneku bergetar, aku lihat ia adalah mesej mutabaah dari mutarabbiku.

"moga Allah mengukuhkan imanmu sahabat"

hatiku tiba-tiba membuka bicara mengenai mutarabbiku..makin deras tanpa ku sedari air mataku mengalir..cukup berat sebenarnya bagiku melepaskan mereka..sudah hampir 2 tahun diri ini mentarbiyyah mereka dengan penuh suka dan duka..

siapalah yang tidak merasa berat meninggalkan mereka tatkala dengan penuh perasaan diri ini mendidik seseorang pelajar kecil yang tidak mengetahui apa-apa tentang dakwah dan kini sudah pun besar hingga mengalir dalam diri mereka darah pejuang..siapalah yang tidak merasa berat tatkala fikiran dan hatinya berhempas pulas memikirkan setiap masalah mutarabbinya..siapa yang tidak merasa berat tatkala dia bersama-sama dengan mutarabbinya menghadapi satu persatu dugaan dalam dakwah..siapa yang tidak merasa berat tatkala jiwanya menghadapi berjuta ujian untuk mendidik mereka..Allah sajalah yang Maha Mengetahui...

dan ketahuilah, itu cukup berat buat diriku..

terlintas dalam hatiku, ketika mula-mula aku membuka halaqah disekolah itu..hebat sekali dakwahnya..hampir 4 halaqah aku bina seorang diri..namun tidak disangka, secara tiba-tiba aku difitnah, terus strategi dakwahku diubah secara sir..dan saat itu memang benarlah firmanNya,

"Dan fitnah itu lebih kejam dari membunuh" (al-baqarah:191)

hampir saja diri ini terasa ingin membunuh diri..Allah sahajalah yang Maha Mengetahui betapa peritnya tatkala jiran, keluarga, dan sekolah mempercayai segala fitnah itu..namun, Alhamdulillah bicara Kekasihku denganku memberikan diri ini satu kekuatan yang luar biasa, hinggalah hatiku sudah tegar menghadapi dugaan hidup..teringat aku ketika bicaraku denganMu atas ayat-ayatMu dalam surah an-Naml..saat itu, bicara ini menenangkan segala kehibaan hati..SubahanAllah, engkaulah yang Maha suci...

berlangsungnya fitnah itu, hampir semua halaqah aku cair dibuatnya..moga Allah mengampunkan si pemfitnah..tinggallah satu halaqah sahaja iaitu ikhwah form 4 yang ketika itu yakin dan membantu meneguhkanku dimata sekolah..dan ketika itu, namaku naik ke jabatan pendidikan dan sudah pun di 'black list'..Alhamdulillah aku hadapi ujian ini dengan tenang..dan berkat kekuatan yang diberi TuhanKu, aku masih tekad meneruskan halaqah dengan mereka..saat itulah, aku belai dan pimpin mereka yang masih istiqamah ini untuk terus mengenal islam dan dakwah dengan mendalam..aku perhatikan seorang demi seorang..aku sentiasa pikirkan bagaimana ingin membentuk seorang demi seorang..dan aku sentiasa berdoa dalam tahajud serta solatku binaanku ini terus menjadi untuk memikul risalah suci...

kini mereka sudahpun memasuki tahun baru, 2007..dan mereka sudah pun bergelar senior atau form 5, dan ketika itulah aku cukup gembira kerana adikku juga terus istiqamah dan ingin benar mengikut halaqah..mungkin inilah bantuanMu dalam mengubat luka fitnah itu..saat ini, aku juga memimpin mereka sekali dengan adikku..agak kekok juga awal-awal itu kerana menghalaqahkan adik sendiri..namun lama kelamaan, itu sudah tidak menjadi masalah bagiku..perlahan aku meniti perjalanan dakwah sekolah..dan di awal 2007, aku sendiri menemui satu kekuatan yang dapat mengukuhkan mutarabbiku dengan dakwah..teringatku bicara seorang mujahid, as-syahid imam hasan albanna dalam arkanul baiah (risalah ta'lim), dalam rukun ke-9 iaitu ukhuwah,

"Ukhuwah, yakni pengikatan hati dan jiwa dengan ikatan aqidah"

dan saat itu, aku mula kukuhkan mereka dengan ukhuwah sesama mereka kerna seperti kata al-akh ini, mengukuhkan dakwah adalah dengan ukhuwah dan ia juga teramat kuat berkaitnya dengan iman..maka, terus aku kenalkan kepada mereka dengan halaqah sendiri..aku bina dalam mereka konsep syura..aku arahkan mereka untuk buat program bersama-sama..dan segalanya hanyalah untuk membantu mereka untuk kenal apa itu iman dan apa itu dakwah..Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, dari masa ke masa, pemahaman mereka akan iman dan dakwah makin jelas..ketika itulah, aku mula mengerakkan mereka dengan dakwah..menyampaikan tazkirah, membuat risalah dan berbagai-bagai hinggalah mereka kini ada yang sudah mampu memegang halaqah ke bawah..

"subahanAllah, aturanMu ini cukup hebat..segalanya adalah dariMu wahai rabbul alamin"

tidak lupa dalam mendidik mereka, aku terapkan fikrah dakwah..aku serapkan dalam hati mereka dakwah di Malaysia..aku arahkan semangat dakwah yang tercetus dalam diri mereka dengan teliti..dan aku meletakkan seluruh jiwa dan perasaanku memimpin kaki mereka dalam meniti dunia yang hina ini..


dan kini, mereka sudah pun hampir tamat persekolahan..dan saat peperiksaan mereka semakin dekat, aku kaji perjalanan dakwah mereka ke hadapan..aku tahu saat habis persekolahan, mereka pasti akan berdepan dengan cuti dan tipuan duniawi..ketika itulah, aku bertungkus lumus membuat materi tarbiyyah iaitu "tarbiyyah dzatiyyah" agar dapat aku sampaikan ketika halaqah terakhir supaya jadi bekal buat mereka ketika tamat persekolahan..dan di halaqah terakhir ini, sememangnya semakin banyak dugaan yang hadir hinggakan kami terpaksa tidur dan bangun semula jam 3 pagi untuk berhalaqah

"Allah sajalah yang Maha Kuasa atas segalanya"

dan apabila berlangsungnya peperiksaan mereka, hatiku masih rindu untuk membuat liqa' dengan mereka walaupun kami sudah membuat halaqah terakhir..makin berat hati ini saat ingin melepaskan mereka semua...

namun..masa tetap berdetik..matahari tetapkan menjalankan aturannya..dan hidup tetap melangkah mengikut corak gerak tuhanNya..dan tika ini, aku sudah pun berpisah dengan mereka..berpindahnya medan dakwah mereka ke universiti sekali gus akan menukar murabbinya sekali..apalah daya dalam diri ini ketika cintanya pada mereka kerana Allah cukup kuat hingga amat perit melepaskan setiap satu dari mereka..moga Allah sentiasa mengukuhkan langkah mereka hingga kami bertemu disyurga..


dan hari ini, detik ini, aku meneliti perjalanan hidup mereka ke depan..aku teliti beberapa ikhwah yang akan ke mesir..aku teliti segelintir yang akan ke darul quran..aku amati perjalanan beberapa dari mereka yang akan ke universiti aku sendiri dan juga universiti lain..aku amati layar aturan Tuhan terhadap mereka satu persatu..hingga terkadang menitiskan air mata..dan untuk itu wahai mutarabbiku, dengarkanlah pesananku ini kepadamu sebagai pengubat sepinya cinta, dan peganglah kata-kataku ini dalam meniti layar hidup yang penuh dugaan ini,

wahai mutarabbiku, dengarlah..


"mesti..jadikan wawasan yang ada dalam dirimu itu adalah wawasan dakwah..dan jangan sesekali nyalakan wawasan duniawi dalam dirimu kerna itu bakal merosakkan jiwamu sendiri dan akan mematikan hatimu..

hidupkan dalam hatimu alquran dan cinta kepadaNya wahai sahabat..jadikan alquran itu sebagai temanmu dikala duka mahupun suka..hidupkan setiap ayat-ayatNya dalam hatimu..bicaralah dalam setiap langkah hidupmu dengan bicara ayat Tuhanmu..jangan pernah leka dalam setiap gerak langkahmu dengan manisan duniawi malahan biarlah dirimu waspada walau dalam luka dengan manisan akhirat dan cinta tuhanMu..

ingatlah wahai sahabat sejauh mana engkau menyulam hidupmu dalam dunia dakwah, pastikan futur itu tidak kau kuatkan saat ia terlintas dalam hatimu..biarlah perit dan duka yang kau lalui dalam arena dakwah adalah kekuatan buatmu..dan biarlah dakwahmu itu nampak perlahan tetapi tetap dengan istiqamah, bukannya futur..

perteguhkan akidah dalam dirimu dan jangan sesekali engkau bermaksiat kepada Allah..andai itu ada wahai sahabat, teruslah bertaubat kepada Allah kerana Allah itu wahai sahabat adalah Maha Pengasih lagi Pengampun..namun ingatlah jua, murkaNya itu juga sentiasa berlegar disisiNya saat engkau permainkan ayat-ayatNya..dan janganlah hinakan dirimu sampai saat Tuhanmu kuncikan hati, penglihatan dan pendengaranmu..waspadalah wahai sahabat..

dan sahabat, ingatlah..awasi gerak atur hidupmu dari syaitan yang direjam..terus kuatkan dalam hatimu, ia adalah musuh yang nyata buatmu..sentiasa cari Allah dan ingatilah kepadaNya dengan ingatan yang banyak kerana wahai sahabat itulah sebenarnya punca kekuatan bagi seorang dai..

terus cuba ikat dirimu dengan tuhanmu hinggalah ikatan tali cintamu itu tersimpul mati dengan tali cintaNya..dan tatkala cintaNya itu hadir, jagalah ia dengan baik..jagalah ia dengan baik kerna andai ia terlepas darimu sememangnya amat perit mencarinya semula dan amat menyakitkanmu jua untuk bertemu dengannya lagi..dan terakhir dariku sahabat, aku akan terus mendoakanmu hinggalah sampai saat kita tersenyum bertemu di syurga nanti..dan peganglah hadis qudsi ini "Jagalah Allah, Allah menjagamu"..Allahu akbar!!...ayuh julang tinggi risalah suci!!"


uhibbukum fillah abadan abada... T_T


nukilan ikhlas dari hati seorang murabbi,
pecinta dakwah
www.cinta-teratas-011.blogspot.com